<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8145">
 <titleInfo>
  <title>Identifikasi Kandungan Formalin Pada Pempek Yang Dijual Di Pasar Tradisional Kota Palembang</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Egi Yovandre Tasera</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palembang</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Perikanan USS</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xiv, 25 hlm ; 30 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Pempek adalah makanan dari olahan daging ikan giling, tepung tapioka&#13;
atau sagu, air, garam dan bumbu-bumbu lainnya untuk menambah cita rasa, selanjutnya dengan cara mencampurkan bahan-bahan tersebut, pembentukan atau&#13;
pencetakan, perebusan, dan penirisannya. Pempek yang melalui tahapan ini&#13;
disebut pempek basah atau semi basah yang mempunyai kandungan air lebih&#13;
tinggi mencapai 50 hingga 60%, sehingga dapat mengakibatkan terjadinya&#13;
kerusakan produk lebih cepat dan umur simpan (shelf life) yang pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan formalin pada&#13;
pempek yang dijual dipasar tradisional kota Palembang, mengetahui karakteristik&#13;
pempek yang menggunakan zat berbahaya formalin. Rancangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial&#13;
(RAK) dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Perlakuan yang&#13;
digunakan dalam penelitian ini yaitu A (Pempek pasar Km 5), B (Pempek pasar&#13;
16 Ilir), C (Pempek pasar Perumnas), D (Pempek pasar Cinde). Parameter yang&#13;
diambil meliputi uji formalin, uji kekenyalan dan uji TPC (Total Place Count). Hasil penelitian menunjukan bahwa sampel pempek yang berasal dari&#13;
seluruh pasar pada penelitian ini berkode sampel A, B, C, D tidak ditemukan&#13;
kandungan formalin. Hasil uji kekenyalan menunjukan sampel yang memiliki&#13;
kandungan kekenyalan tertinggi adalah sampel pempek B dengan skor 1034.8, sedangkan sampel kekenyalan yang terendah terdapat pada sampel A dengan skor&#13;
515.35. Hasil uji TPC (Total Place Count) menunjukkan bahwa sampel pempek&#13;
pada sampel A memiliki nilai TPC yang paling tinggi yaitu 9,025 x 10&#13;
&#13;
4&#13;
&#13;
. Pempek yang dijual dipasar tradisional Kota Palembang dalam hal ini&#13;
sesuai pelakuan yaitu pasar A Km 5, pasar B 16 Ilir, pasar C perumnas , dan pasar&#13;
D cinde tidak ditemukan kandungan formalin, Karakteristik pempek yang dijual&#13;
dipasar tradisional Kota Palembang pasar A, B, C, D memiliki nilai kekenyalan&#13;
yang cukup tinggi yaitu 515,35 hingga 1034,8 dan nilai TPC yang cukup rendah&#13;
yaitu 0,088 x 10&#13;
&#13;
4 hingga 9,025 x 10&#13;
&#13;
4 dimana angka tersebut masih dibawah&#13;
standar maksimum kandungan TPC pada pempek menurut SNI yaitu 5,0 x10&#13;
&#13;
5&#13;
&#13;
kol/gr. &#13;
Kata kunci : pempek, formalin, TPC, kekenyalan, Palembang</note>
 <note type="statement of responsibility">Egi Yovandre Tasera</note>
 <subject authority="">
  <topic>Makanan - Pengawetan</topic>
 </subject>
 <classification>641.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UNIVERSITAS SUMATERA SELATAN Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>641.4 EGI i</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">P0001899</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>641.4 EGI i</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8145</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-06 14:22:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-08 14:42:50</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>