<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8541">
 <titleInfo>
  <title>KLASIFIKASI JENIS KUCING MENGGUNAKAN METODE DEEP LEARNING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aidil Fikri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palembang</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Komputer</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xv, 67 hlm ; 30 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Dalam perkembangan teknologi kecerdasan buatan, terutama dalam pengenalan&#13;
gambar, dan mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, Salah satu&#13;
inovasi terbaru adalah EfficientNetB0. Kucing domestik (Felis catus) adalah hewan yang&#13;
telah lama menjadi bagian dari kehidupan manusia, berfungsi sebagai hewan peliharaan,&#13;
pengendali hama, dan sahabat setia. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan berbagai&#13;
jenis kucing menggunakan metode deep learning dengan arsitektur EfficientNetB0.&#13;
Dengan populasi yang besar dan beragam, kucing telah berkembang menjadi berbagai&#13;
jenis dengan karakteristik fisik dan perilaku yang unik. Penelitian ini dilakukan dengan&#13;
menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan menggunakan data sekunder.&#13;
Penelitian ini menggunakan data open acces dari Kaggle yang mencakup dua belas jenis&#13;
kucing yaitu abyssunian, bengal, birman, bombay, british shorthair, egyptian mau, maine&#13;
coon, persian, ragdoll, russian blue, siamese, sphynx. Tahapan penelitian meliputi&#13;
pengumpulan dan pembagian data, pelatihan model menggunakan arsitektur&#13;
EfficientNetB0, serta pengujian dengan evaluasi menggunakan Confusion Matrix.&#13;
Sembilan model dengan variasi hyperparameter diuji untuk menemukan model dengan&#13;
akurasi tertinggi. Model sembilan mencapai akurasi validasi tertinggi sebesar 99.82%.&#13;
Evaluasi menunjukkan bahwa model kesembilan mencapai rata-rata akurasi tertinggi&#13;
sebesar 99%. Hasil ini mengindikasikan bahwa peningkatan jumlah data dan pengaturan&#13;
parameter dapat secara signifikan menngkatkan akurasi model, menunjukkan bahwa&#13;
dengan lebih banyak data pelatihan dan pengaturan parameter yang optimal, model dapat&#13;
mencapai kinerja yang hampir sempurna.&#13;
Kata Kunci: EfficientNetB0, Deep Learning, Confusion Matrix, Kucing, Hyperparameter</note>
 <note type="statement of responsibility">Aidil Fikri</note>
 <subject authority="">
  <topic>Komputer</topic>
 </subject>
 <classification>004</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UNIVERSITAS SUMATERA SELATAN Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>004 AID k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">P0001572</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>004 AID k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8541</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 11:02:34</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 11:05:01</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>