<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8555">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FRAMING KOMPAS TV TERKAIT DINASTI POLITIK GIBRAN RAKA BUMING RAKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Rizki Ananda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palembang</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Komunikasi USS</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xxiii, 103 hlm ; 30 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Banyaknya pemberitaan mengenai dinasti politik keluarga Jokowi setelah&#13;
Gibran Rakabuming maju sebagai calon wakil presiden 2024 menciptakan&#13;
dinamika politik di Indonesia. Kompas TV, sebagai stasiun televisi berita ternama,&#13;
memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik terkait isu ini. Oleh karena&#13;
itu, analisis framing terhadap tuduhan dinasti politik Jokowi dalam siaran Kompas&#13;
Pagi menjadi penting untuk memahami bagaimana isu ini dipresentasikan dan&#13;
dipahami oleh Masyarakat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk&#13;
menganalisis Framing Kompas TV terkait dinasti politik pasca Gibran Raka&#13;
Buming Raka calon wakil presiden tahun 2024. Penelitian ini terbatas pada 3 poin&#13;
analisis Framing Robert Entman yaitu (Define problems, Diagnose causes, dan&#13;
Make Morals Judgment) dalam siaran Kompas TV pada program televisi Kompas&#13;
Pagi melalui kanal Youtube pada periode 25 oktober 2023 tentang tudingan dinasti&#13;
politik yang dilakukan oleh calon wakil presiden Gibran Raka Buming Raka. Jenis&#13;
penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian&#13;
ini dilakukan dengan metode : Wawancara (Interview), Observasi (Observation),&#13;
Dokumentasi (Documentation).&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan&#13;
bahwa: Model analisis framing Robert N. Entman yang digunakan untuk mengkaji&#13;
pemberitaan mengenai dugaan politik dinasti Gibran Rakabuming Raka&#13;
mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada tahun 2024 adalah sebagai berikut :&#13;
Define Problem: Kompas TV menyoroti isu dinasti politik melalui saluran&#13;
YouTube-nya, menekankan pentingnya keterbukaan, kejujuran dan keadilan dalam&#13;
proses politik. Melalui kerangka ini, media menunjukkan bagaimana hubungan&#13;
keluarga dapat melemahkan praktik demokrasi yang sehat. Diagnose Causes:&#13;
Media, khususnya Kompas TV, menggambarkan keterlibatan Gibran dalam politik&#13;
sebagai wujud potensi politik dinasti tersebut dan menegaskan latar belakangnya&#13;
sebagai putra Presiden Joko Widodo. Kerangka kerja ini memperkuat kekhawatiran&#13;
mengenai nepotisme dan dominasi kekuasaan keluarga dalam politik Indonesia.&#13;
Make Moral Judgment: Kompas TV memberikan konteks moral yang&#13;
menunjukkan keterlibatan Gibran dalam politik bertentangan dengan nilai-nilai&#13;
demokrasi. Penekanan perspektif tersebut berimplikasi pada pembentukan opini&#13;
publik tentang etika dan moralitas keterlibatan Gibran serta praktik politik keluarga&#13;
Presiden Jokowi.&#13;
Kata Kunci: Analisis Framing, Gibran Raka Buming Raka, Dinasti Politik</note>
 <note type="statement of responsibility">Muhammad Rizki Ananda</note>
 <subject authority="">
  <topic>Komunikasi</topic>
 </subject>
 <classification>302.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UNIVERSITAS SUMATERA SELATAN Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 MUH a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">P0002309</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 MUH a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8555</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 09:16:39</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 09:22:32</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>